10 pemain sepak bola paling loyal

Memang banyak pemain berkualitas tinggi yang namanya sangat populer. Tapi tidak semua pemain itu memiliki kesetiaan pada klub yang dibelanya, nah kali ini saya akan membahas sedikit pemain berkualitas tinggi yang juga memiliki loyalitas tinggi pula. Sebelumnya kategori loyal adalah mereka yang bermain setidaknya 10 tahun berturut – turut di klub yang dibelanya. Dan tentunya merupakan pemain yang masih aktif bermain.

10. Carles Puyol (Barcelona , 1999)

Pemain dengan posisi bek tengah ini memiliki keunggulan dalam kecepatan, keseimbangan, loncatan dan tenacity / kegigihan. Saat mengejar bola dari kaki lawan biasanya dia akanmemaksa lawannya beradu lari hingga kelelahan. Walaupun postur tubuhnya dibawah rata –rata pemain eropa pada umumnya tapi dia sangat handal dalam bola – bola udara berkat locatannya yang tinggi.
9. iker Casillas ( Real Madrid 1999)

Penjaga gawang andalan timnas Spanyol ini sangat memiliki jiwa kepemimpinan yang baik, dia mampu mengkoordinir pertahanan timnya dengan sangat baik, maka tak heran bila ia ditunjuk sebagai kapten timnas Spanyol di gelaran piala dunia 2010. Sampai saat ini sangat jarang klub yang mau menawarkannya berpindah klub, mungkin klub tersebut sudah pesimis bahwa Casillas akan menerima tawaran itu. skill-nya dibawah mistar gawang tidak perlu diragukan lagi, reflek yang cepat dan lompatan yang tinggi jadi anadalan pemain ini.
8. John Terry (Chelsea, 1998)

Seperti kebanyakan pemain belakang didataran eropa, pemain yang satu ini sangat cekatan dalam mengahadang bola – bola udara, selain itu tandukannya banyak yang berbuah menjadi gol. Menyandang status kapten kedua setelah Frank Lampard di Chelsea, figur yang satu ini sangat disegani pemain lainnya. kemampuan lain yang dimiliki Terry adalah sliding tackle yang nyaris selalu bersih. Sangat sulit buat pemain lawan melewati pemain ini karena posturnya yang kekar dan kemampuanya menginstruksikan pemain lain di belakang.
7. Steven Gerrard (Liverpool , 1997)

Stevie G begitu ia biasa disapa. Sebagai pemain tengah ia memiliki tugas besar sebagai pengatur serangan sekaligus tembok pertama pertahanan timnya. Kapten yang satu ini memiliki peranan yang sangat besar dalam tim Liverpool, bahkan kehadirannya selalu menjadi pembangkit semangat buat rekan – rekan timnya untuk mengalahkan lawan. Kemampuan dia yang paling mencolok adalah tendangannya yang sangat keras, yang sering menghasilkan gol dari luar kotak penalty. Aksi kepemimpinannya yang paling fenomenal adalah ketika di final piala Champion Eropa tahun 2005. Ketika itu tim Liverpool tertinggal 3 – 0 dari AC Milan. Namun berkat kemampuannya membangkitkan semangat timnya itulah Liverpool berhasl memaksa AC Milan bermain dengan skor 3 – 3 dan di babak adu penalty akhirnya Liverpool menang.
6. Xavi Hernandes ( Barcelona 1997)

Berpostur kecil namun sangat cekatan dalam mempertahankan bola. Tugas utama pemain ini adalah sebagai pengatur tempo permainan, maka tak heran tiap tim Barcelona bermain pasti penguasaan bola akan berada di tim Barcelona. Hal ini didukung oleh umpan – umpannya yang sangat akurat baik umpan lambung maupun umpan dari kaki ke kaki. Bersama rekannya Iniesta mereka mengkoordinir pola tiki – taka yang sangat khas yang selalu membuat pemain lawan frustrasi.
5. Javier Zanetti ( Inter Milan 1995)

King of Driblling itulah julukan yang didapatnya sejak tahun 1999 mengalahkan Denilson ketika itu. pemain yang biasa beroperasi di bek kanan ini selalu memberikan perbedaan yang mencolok di sisi lapangan tempat ia beroperasai. Umpannya ke kotak penalty pun sangat baik. Maka tak heran di masa emasnya dia kerap menjadi sorotan pemain lawan. Akhir – akhir ini posisinya sering digeser ke tengah sebagai gelandang bertahan karena dianggap memiliki kemampuan untuk mengatur barisan belakang dengan baik. Selain itu factor senioritasnya di tim menjadi nilai lebih pemain ini, dimana pemain lain cenderung yakin dengan kepemimpinannya.
4. Alessandro Del Piero (Juventus, 1993)

Penggemar sepak bola mana yang tidak kenal Del Piero ?, kecuali anda adalah penggemar baru di dunia sepak bola. Silincah yang satu ini dikenal sebagai penyerang yang berbahaya. Sesungguhnya posisi idealnya adalah playmaker ataupun penyerang bayangan, namun seiring berkembangnya sepak bola modern posisinya pun bergeser. Dimulai ketika kehadiran Zidane di Juventus, saat itulah posisinya lebih banyakmenjadi penyerang. Dan untuk ditimnas kehadiran Totti makin melengkapi kesaklekan posisinya sebagai penyerang. Selain lincah dan tajam didepan, pemain ini juga memiliki tendangan bebas yang boleh dibilang bernilai “A” , setara denan Beckham dari inggris ataupun Juninho dari Brasil.
3. Francesco Totti (AS Roma, 1992)

Totti adalah pemain kebanggaan kota Roma, bahkan dia mendapatkan julukan Pangeran Roma oleh fans-nya. Dipiala dunia 2002 dia sempat mengancam posisi jajaran pemain depan timnas Italia termasuk Del Piero seperti yang tadi sudah kita bahas. Gaya permainannya yang taktis membuat tim yang dibelanya seperti mendapat suntikan semangat untuk bermain lebih cepat dan semakin menghapus gaya bermain bertahan yang sudah bertahun – tahun ada di tim Italia. Namun pemain yang satu ini kadang malah menimbulkan kontroversi karena sifatnya yang temperamental dan cenderung keras. Tapi oleh pelatih justru dipercaya menyandang ban kapten.
2. Gary Neville (Manchester United, 1992)

Berkarir di klub Manchester United sejak 1992 sampai saat ini. pemain yang bisa berposisi sebagai bek kanan dab bek tengah ini memang memiliki loyalitas yang sangat tinggi.. Fakta menarik dari pemain ini adalah dia menjadikan MU sebagai klub satu – satunya sepanjang karir profesionalnya. Selama karir professionalnya pemain ini sudah mempersembahkan 19 gelar bagi klub nya disemua kompetisi. Kemampuannya yang paling menonjol adalah agilty, yaitu kelincahan atau kecerdasan menggunakan kecepatan. Walau terlihat tidak secepat R. Carlos ataupun Ashley Cole tapi banyak pemain yang tidak bisa melewatinya saat beradu lari. Banyak pengamat yang mengatakan bahwa cara langkah Neville berlari adalah yang paling efektif didunia.
1. Ryan Giggs (Manchester United 1990)

Sama seperti Zanetti di tim Inter Milan, pemain ini juga sempat mendapat julukan king of dribbling, namun lebih pada kecepatannya. Pemain kidal ini kerap kali diposisikan sebagai penyerang sayap kanan maupun kiri, meskipun posisi idealnya adalah gelandang kiri. Pemain ini adalah salah satu anggota skuad MU yang mendapatkan treble winner pada tahun 1999. Sejak kepindahan David Beckham ke Real Madrid, Giggs kerap dipercaya menjadi eksekutor tendangan bebas dan tendangan pojok dengan kualitas yang juga baik. Banyak pengamat yang berandai – andai bila saja Giggs mau menjadi warga negara Inggris sudah pasti tim Inggris akan menjadi tim yang sangat kuat. Tapi kecintaannya pada negara asalnya Wales tidak bisa dibantah, meslipun harus menerima konsekuensi belum pernah mengikuti piala dunia karna selalu kandas di babak kualifikasi.

Sekian sedikit share tentang 10 pemain sepak bola paling loyal versi saya. Bagaimana versi anda ?
*penulis hanya penggemar sepakbola biasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s