the untold story after a week

22 September 2011
Hari itu gw akan berangkat ke Pontianak untuk menghadiri sakramen dan resepsi pernikahan abang gw. Sebenernya gw masih sempet kuliah setidaknya untuk satu mata kuliah, tapi karna fisik gw drop banget pagi itu setelah sehari sebelumnya maen futsal dan telat makan, jadi gw terpaksa ga berangkat kekampus.
Dari rumah gw bareng om dan dua kaka gw berangkat jam 15.00 menuju bandara, pesawat take off jam 18.00
Akhirnya kami tiba di bandara Subadio jam 19.40. kami dijemput sama mama dan saudara kami yang kebetulan tinggal di Pontianak, dan dirumahnya pula kami menginap.
Keluarga saudara kami ini terdiri dari ito (kaka) dan lae (abang ipar) beserta 3 anaknya dan 1 adik dari lae. Anak lae dan ito bernama Dina, Ruben dan Andreas. Keluarga mereka tergolong orang yang ramah dan baik hati. Mereka sering menebar senyum meskipun jarang berbicara, selayaknya orang – orang batak.. hheheh

23 September 2011
Sejak pagi kami sudah berniat untuk pergi ke tugu khatulistiwa, karena kami tau bahwa tanggal 23 september adalah hari dimana matahari berada pada jarak yang paling dekat dengan bumi, dan setau gw di tugu khatulistiwa adalah tempat paling panas dibumi ini pada tanggal itu. tentunya gw mau tau sepanas apa kalau ditempat itu. tapi sayang sekali karena kota Pontianak ternyata hampir sama sekali tidak memiliki angkutan umum. Untuk kesana kita butuh mobil sewaan yang harganya tergolong mahal yaitu Rp. 600.000/hari. Karena sore harinya ada prosesi lamaran calon pengantin jadi kami piker sebaiknya kami tunda saja tujuan kami ke tugu khatulistiwa itu. karena rasanya rugi sekali kalau kami harus mengeluarkan uang sebanyak itu hanya untuk memakai jasa penyewaan selama setengah hari saja.
Sore hari tiba.. sekitar pukul 16.00 kami sudah siap menuju rumah calon istri abang gw. Sebelum kesana kami, keluarga besar Manurung yang tinggal di kota Pontianak terlebih dahulu berkumpul untuk mendiskusikan apa saja yang akan dilakukan dirumah calon istri abang.
Akhirnya kami tiba dirumah calon istri abang yang bernama Rena..
Tanpa berlama – lama prosesi lamaranpun dilakukan dan berjalan lancar meskipun diselingi tawa – tawa dari kami semua karena pantun yang “jayus” dari para wali. Oh iya gw belum cerita bahwa keluarga Ka’ Rena adalah orang jawa. Jadi ini adalah perkawinan antar suku. Hehehe..
Setelah prosesi lamaran acara dilanjutkan pada misa berkat pernikahan yang dilaksanakan dirumah keluarga Ka’ Rena juga. Semua acara hari itu berjalan lancar tanpa gangguan apapun.

24 September 2011
Setelah sehari sebelumnya batal pergi ke tugu khatulistiwa, akhirnya kamipun berangkat kesana. Setibanya disana gw sempet ga nyangka karena tempatnya kurang begitu terawat. Tapi gw ga terlalu merisaukan itu, buat gw yang penting bisa berdiri disana, ditempat yang sangat panas, disentral garis tengah bumi.
Sedikit info, tugu itu terdiri dari tugu hasil renovasi dibagian luar dan tugu asli dibagian dalam museum.
Oh iya hari itu kaka-ku, Sarma alias Sasa ulang tahun juga lho..
Setelah mengunjungi museum tugu khatulistiwa kamipun segera menuju tempat wisata dikota Singkawang. Perjalanan menuju kota Singkawang membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam.
Perjalanan menuju singkawang sangat lancar, bahkan sama sekali tidak ada antrian panjang karena macet. Perjalanan kami benar – benar menyisiri tepi luar pulau Kalimantan, jadi kamipun bisa melihat laut dan rumah – rumah yang dipinggirnya hampir selalu ada sampan kecil.
Akhirnya kami tiba didepan pintu masuk Pantai Pasir Panjang, tapi kami terlebih dahulu makan siang diluar area tempat wisata itu, karena menurut mas supir yang sedari awal selalu berbicara dengan bahasa melayu, menurutnya diarea wisata itu biasanya tidak ada yang berjualan makanan.
Berhubung kaka sedang merayakan ulang tahun jadi semua makan siang itu ditanggung dia sendiri. Heheheh..
Selesai makan kami segera menuju ke area wisata itu. berhubung jam masih menunjukkan pukul 13.00 kamipun memutuskan pergi kepuncak gunungnya terlebih dahulu.
Disana kami sempat kebingungan untuk mencari tempat parkir, karena tak ada penunjuk jalan menuju parkiran. Kebetulan tempat wisata puncak ini memang baru dibuka sehingga banyak fasilitas yang belum ada.
Kemudian kami bertemu seorang pekerja ditempat itu dan bertanya. Kami sempat bingung karena petugas itu malah menunjukan jalan menuju pentas, namun setelah dijelaskan oleh mas supir kami baru tau bahwa pentas dalam bahasa melayu bermakna lapangan kosong, yang juga berarti area parkir. Hahaha…
Dipuncak kami bertemu banyak orang dari kosulat Malaysia yang sedang mengadakan acara perayaan kantornya disana. Kami sempat sedikit menyimak kata – kata dari mulut MC acara itu, dan tak jarang kami tertawa karena bahasa melayu mereka mengingatkan kami pada serial kartun upin – ipin.
Setelah puas berkeliling dan melihat pemandangan laut dari puncak, kami segera menuju pantai…
Oh iya lagi lagi gw lupa menyebutkan siapa aja yang ikut ke pantai ini.. hehehe
Selain gw dan mas supir yang duduk didepan ada Mama, Bapa, Amangboru, Prada, Ka’ Nesia , Ka’ Weni , Ka Sarma, dan Ka Tati. Nah kebayang kan sempitnya mobil avanza itu diisi 10 orang hahaha…
Dipantai itu kami lebih banyak sibuk dengan kesenangan masing – masing. Yang paling pertama kali “nyebur” adalah amangboru. Sedangkan gw dan Prada asik main bola ditepi pantai.
Seperti kebanyakan orang, gw pun ga bisa tahan lama main bola diatas pasir, karena untuk ngelangkah disana sangatlah berat. Jadi setelah capek lari larian ngejar bola gw pun langsung istirahat sebentar. Lalu gw ngeliat kaka (Sarma) nulis diatas pasir angka 27 yang mengartikan usianya hari itu. dan diapun duduk dan minta difoto oleh Ka’ Nesia. Gara – gara itu gw pun terinspirasi untuk difoto juga tapi dengan tulisan yang lain. Tapi selalu gagal karena tersapu ombak kecil.. sengaja gw nulisnya ditepi pantai paling dekat dengan air laut supaya bagus keliatannya.. tapi ya gitu dah gagal mulu..
Setelah hari mulai sore kamipun pulang, sekitar pukul 17.00 matahari disana sudah mulai jingga,
Diperjalanan pulang gw sama sekali ga tidur, karena gw mau liat pemandangan sekitar. Dan untunglah gw ga tidur, karena gw bisa ngeliat banyak bangunan wiharan yang warna – warni dibanyak titik sepanjang jalan.
Mendekati sungai Kapuas perjalanan mulai terasa membosankan karena macet. Dijembatan itu kita bisa ngeliat ga betapa nekatnya orang – orang kota Pontianak yang dengan garangnya saling salip ditengah kemacetan.
Sebelum tiba dirumah Ito – Lae kami sempatkan makan malam dulu. Sambil menunggu makanan ternyata ada bunyi nimbuzz notification dari hape gw, ternyata itu adalah mention twitter. Hmm.. mau bales sih sebenernya tapi gw udah males ngetwit. Akhirnya memang gw ga bales, walaupun yang mention orang istimewa hihihi..

25 September 2011
It’s the wedding day !!!!😀😀
Sejak pagi kami semua sudah disibukan untuk persiapan pernikahan abang. Dari semua yang sibuk, para wanita adalah yang paling ribet karena harus ber- make up yang super duper ribet..😛
Setelah selesai berdandan kami semua menuju Gereja Gembala Baik untuk melaksanakan sakramen pernikahan abang dan Ka’ Rena
Disakramen suci itu abang dan Ka’ Rena saling mengucapkan janji Suci dihadapan seluruh umat yang hari itu memadati gereja.
Sesekali gw bisa liat tetesan air mata bahagia baik dari ortu Ka’ Rena maupun Mama dan Bapa. Seketika itu juga gw ngebayangin gw yang ada diposisi abang suatu hari nanti. Hmm.. bahagia pastinya duduk di depan altar dan mengucapkan janji suci sama orang yang gw cintai. Apalagi kalau di agama Katholik menikah artinya menjadikan yang dua menjadi satu. Dan yang satu tidak akan bisa dipisahkan.
Selesai sakramen pernikahan kami menuju hotel Garuda untuk mengikuti resepsi pernikahan. Diresepsi itu segala ornamennya bernuansakan adat jawa. Bahkan Mama dan Bapa juga berbusana pakaian adat Jawa. Hari itu Bapa berpakaian mirip dalang OVJ, maka tak jarang aku tertawa melihatnya.
Seperti resepsi pada umumnya, disana juga ada band pengiring resepsi pernikahan. Lalu karena tak sabar mendengar suara penyanyi yang sedari tadi kurang enak didengar, maka Ka Nesia-pun memberanikan diri untuk mempersembahkan lagu untuk abang dan Ka Rena.

26 September 2011
aku, Amangboru dan kedua Kaka-ku pulang..
sebelum kebandara kami sempatkan membeli oleh – oleh, mulai dari makanan sampai baju – baju yang unik.
Berhubung aku bukan orang yang stylist jadi aku lebih condong untuk membeli kaos biasa yang begambar khas kota Pontianak. Lalu ketika gw ngeliatin kaka sibuk milihin baju, gw pun minta saran dia untuk pilihin oleh – oleh baju apa yang pas buat perempuan. Kemudian dia mulai nanyain ukuran badannya. Berhubung kayanya badan kaka mirip, jadi gw langsung bilang aja ukurannya sama kayak dia. Dan diapun langsung pilih yang menurut dia lucu. -_-
Sebenernya mau beli yang banyak buat temen juga, tapi apa mau dikata, harganya oke punya disana.. duitpun tiris dibuatnya hahah..
Kamipun tiba dirumah sekitar pukul 21.00.

27 September 2011
Setelah 5 hari ga nyentuh kampus akhirnya bisa ketemu lagi sama temen – temen yang super gila. Dan ternyata banyak tugas menanti.. hahaha
Kebetulan hari itu dosen Cuma ngasih sedikit pengarahan karena beliau ada tugas menyampaikan kuliah umum. Jadi kita pulang cepet… asikkkkkkkkkkkkkkkkk
Karna ga mau pulang buru – buru kitapun nongkrong di rumah pasta. Kalo boleh jujur sebenernya ini pertama kalinya gw kesana, karna gw tau disana makanannya mahal.. hahaha
Entah karna apa pokonya si Bejong seneng banget ngeledekin gw “si usber makan pasta kayak makan indomie”
Ditempat kayak gitu aja kita semua bisa berisik ga karuan, malah ada sesi foto – foto pula.. hahah dasar anak – anak SS !!! I love you all :*
Setelah buang – buang duit di rumah pasta, kita kepisah.. ada yang pulang, ada yang latihan futsal dan ada yang pacaran. Sedangkan gw dan 4 betina aneh ( Jule, Vini, Wulan dan Tante) pergi karaokean. Seneng rasanya bisa karaokean lagi, walau ga ada temen duet yang pas kayak Aris. Tapi gw juga happy karena gw bisa duet ama Jule !!! hihi.. nyanyi sekalian bermodus ria ini mah namanya hahaha..
Lagu yang kita nyanyiin tentunya lagu yang sama – sama kita suka, yaitu “How deep is your love” , “Lebih Indah” dan “Terpesona” , dan kabar buruknya ga sekalipun kita bisa kompak !! hahaha..
But I don’t care !!!😀

28 September 2011
Sebenernya jadwal kuliah hari ini kosong, karena dosen sebelumnya udah bilang. Tapi karna SS selalu kompak maka kita semua dateng kekampus dengan tema “ngerjain tugas”.
Sekitar pukul 9.00 gw sampe dikampus, dan duduk di gazebo samping perpustakaan. Satu persatu temen – temen dateng, dan hati gw tambah seneng pas dia dateng dengan baju yang kemarin gw kasih. Seneng banget liat dia senyum dari jauh..🙂
Berjam – jam kita semua disana Cuma ngobrol dan ngeliatin kucing yang lagi nete..
Sekitar pukul 11.30 kita pergi untuk makan siang dan siap – siap main futsal untuk ngelawan kelas 3 PA 01 di pukul 13.00.
Selesai makan kita tanpa berlama – lama langsung menuju lapangan Golden Stick. Emang udah jadi kebiasaan kita untuk dateng lebih awal biar bisa pemanasan dan tentunya ngobrol haha..
Beruntung hari ini kami bisa main bagus dan menang lawan kelas 3 PA 01. Dan seperti biasanya kami selalu didukung penuh sama ladies SS yang ga pernah ngeluh nemenin kita.. I love you ladies :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s