Sekarang gw udah di kota tercinta, kota Tangerang. Setelah tiga hari yang berat di kota Bandung ngelawan pemain – pemain bridge nasional. Meskipun belum bisa juara tapi gw bersyukur karena sempat membuat kejutan positif ke pelatih,hmm.. mungkin lawan – lawanpun terkejut hehe..
Oke gw mau ngerangkum semua yang terjadi mulai dari sebelum berangkat menuju Bandung !

Hari kamis sore gw nyampe dirumah Bejong buat nginep supaya bisa berangkat bareng – bareng dari Depok pagi buta di hari jum’atnya. Jam tujuh malem gw ditelepon dan diminta nginep di kost-an Dave aja supaya ga terlambat.
Malem itu kami latihan ringan sekedar untuk pemanasan besoknya, sekitar satu setengah jam kita selesai latihan dan siap – siap untuk tidur walaupun gw sendiri ga bisa tidur nyenyak karena pintu kost itu dibuka dan anginnya lumayan semeriwing..
Jam 4.00 pagi gw bangun dan langsung siap – siap berangkat..
Jam 4.45 gw, Elia dan Mona menuju bekasi untuk nebeng di mobil pelatih kami Pak Karamoy, sedangkan yang lainnya menuju Salemba lalu berangkat bareng Pak Bunawan dan 2 orang supirnya.
Jam 6.30 gw dan rombongan Bekasi berangkat dan sampai ditujuan jam 9.00, sedangkan rombongan Salemba sampai dilokasi lebih cepat.

Lalu setelah semua berkumpul kami dibagi menjadi 3 tim, yaitu :
1. Gunadarma Maesa Ladies : Thea, Jeni, Julia & Clauria
2. Gunadarma Maesa Junior A : Arthur, Rizky, Elia, Dave dan Hendro
3. Gunadarma Maesa Junior B : Effie, Usber, Jeje, Gisella, Marco dan Valla
Sejak awal tim GM Jr. A memang sudah ditargetkan menjadi juara U-26 karena memang kemampuan mereka sudah tergolong baik bahkan di Kejurnas Mahasiswa bulan Juni lalu mereka adalah juaranya. Sedangkan 2 tim lainnya tidak ditergetkan juara.

Tanpa menunggu lama kami bertanding ronde satu jam 10.30 dan sesi dua dilanjutkan setelah waktu sholat jum’at. Hasil selama satu hari itu cukup memuaskan karena bisa dapet 67 poin dari 6 sesi. Memang sih itu ga bikin kami lolos ke final, tapi untuk ukuran turnamen besar seperti ini dan dengan kemampuan kami yang belum baik itu adalah hasil yang cukup baik.

Hari sabtu kami semua turun di nomor “Swiss Team”, dengan komposisi tim yang sama. Dan untuk kategori Swiss Team dilangsungkan 7 sesi, dibagi selama dua hari, 4 sesi dihari sabtu dan 3 sesi dihari minggu.

Dari keempat sesi itu tim gw berhasil menyodok keperingkat ketiga U-26 dibawah tim Gabrial UI dan tim Universitas Surabaya dengan selisih poin yang tipis, sedangkan 2 tim gunadarma lainnya terpuruk dipapan bawah klasemen. Banyak yang kaget dengan hasil itu bahkan tim GM Jr. A berada diposisi terbawah diatara tim Gunadarma lainnya.
Optimisme meningkat di tim gw, bahkan tim Gunadarma lainnya sempat menaruh harapan pada kami. Gw merasa pujian mereka agak berlebihan karena masih ada 3 sesi yang belum diselesaikan dan lawan yang menanti pasti makin sulit, karena sudah biasa dalam olahraga bridge para pemain akan bermain makin agresif di ronde – ronde akhir.
Oke mari sejenak kita alihkan cerita….
Setelah 4 sesi melelahkan itu kami semua pergi jalan – jalan dikota Bandung untuk ngilangin stress. Kami diantar Pak supir sampai di Dago Plaza. Awalnya kami mau ke tempat lain yang lebih ramai, tapi karena hujan jadi kami pilih untuk karaokean aja.
Sial bagi kami karena semua tempat karaoke disana penuh dan kamipun kebingungan mau kemana..
Sambil nungguin Thea dan Arthur diskusi mau ajak kita semua kemana gw sempet mengobservasi orang yang lalu lalang di mall itu. Lalu gw tarik kesimpulan bahwa cewek disana itu seksi – seksi tapi sayangnya tampak alay haha.. sedangkan cowok –cowoknya dandanannya kaya Ian Kasela semua dengan kombinasi celana kuncup nan aneh.. hahah

Lalu setelah berdiskusi panjan lebar akhirnya kami semua pilih makan malam dulu, tapi sayangnya tempat tujuan mereka adalah KFC, yang kebetulan sangat ga gw suka.
Sebelum benar – benar ke KFC lagi – lagi mereka ngobrol dulu didepan plaza, makanya gw sibuk asik sendiri nonton perform musisi Jazz di ajang Jazzy Break. Asik abis perform mereka, adem banget melodinya.🙂

Setelah itu kami bener – bener ke KFC, saat mereka semua mesen makanan gw langsung ke supermarket Super indo yang kebetulan ada disebelahnya. Gw beli coklat sebagai pengganti makan malam karena memang semua makanan disekitar tempat itu mengandung daging.

Setelah selesai makan kita semua menuju Braga naik angkot sewaan buat iseng – iseng aja, siapa tau ada yang seru.. tapi setelah liat sana sini ternyata ga ada yang terlalu menarik, jadi kita masuk ke mall dan nyari tempat karaoke. Agak kaget karena ternyata room-nya sempit banget padahal kita rame banget -_-
Karena ini pertama kalinya gw karaokean nareng mereka jadi gw agak kaget karena mereka semua sangat ekspresif dan cenderung gila hahaha…



Diantara mereka semua Thea adalah yang terbagus suaranya, tapi belom ada apa – apanya kalo dibanding Wulan heheh..
Selesai bergila ria kami pulang ke hotel naik angkot lagi haha..
Minggu pagi tiba, meskipun jadwal tanding adalah jam 10.30 tapi gw udah bangun jam 5.00 karena udah kebiasaan, bahkan gw langsung mandi dan baru tersadar bahwa gw begitu karena mau berangkat ke gereja, disaat itu pula gw baru sadar gw ga tau gereja di sana adanya dimana ? hahah..

Daripada bengong gw langsung aja online dan baca – baca berita di yahoo dan sempat chatting sebentar sama temen – temen yg kebetulan online juga. Dan sempet juga ngeblog.

Sekitar jam 9.00 kami siap – siap untuk berkemas semua barang masing – masing dan berangkat menuju tempat pertandingan. Rencananya selesai tanding kami langsung pulang supaya ga nambah biaya penginapan lagi.

Ditempat pertandingan kami siap dengan formasi yang lebih didasarkan pada feeling karena kemampuan kami relatif sama.
Untuk ronde ke-5 tim gw turun dengan susunan skuad Usber – Effie & Jeje – Gisella sementar Marco – Valla cadangan. Lawan kami kali itu adalah lawan berat yaitu tim PLN kota Palembang dan kamipun Cuma bisa dapet 8 poin. Kamipun harus rela meninggalkan peringkat ketiga yang sudah kami raih sebelumnya.
Dironde ke-6 kami masih harus berhadapan dengan lawan kuat lainnya AIC kota Surabaya, dengan skuad Usber – Effie & Marco – Valla kami harus mengakui kehebatan lawan dan hanya mendapat poin 4 yang membuat kami harus turun makin jauh lagi dan peluang juarapun hilang.
Dironde ke-7 sekaligus adalah ronde terakhir kami bertemu sesama tim Gunadarma, kami menghadapi tim GM Ladies. Salah satu rekan dari tim GM jr. A, Elia namanya, dia menyarankan supaya gw dan Ka’ Effie tetap turun di ronde terakhir itu karena pemain jangkar memang sebaiknya tidak perlu diganti. Tapi dengan pertimbangan kemampuan di tim kami memang tidak berbeda jauh jadi Ka’ Effie yang adalah kapten memilih untuk menurunkan Jeje – Gisella & Marco – Valla untuk menghadapi Thea – Jenifer & Julia – Clauria supaya nambah jam terbang masing – masing dari kami.

Gw yang ga bermain saat itu duduk dan menyaksikan pertandingan ronde terakhir itu sedangkan Ka’ Effie nontonin Jeje – Gisella.

Dari situ gw bisa liat bahwa perbedaan kualitas antara tim gw dan tim GM Ladies memang masih jauh. Hasilnya kami ga dapet poin sama sekali. Diwaktu bersamaan ditempat lain tim GM Jr. A menang mutlak sedangkan tim U-26 lainnya yang berada diperingkat atas banyak yang kalah. Dan dengan hasil seperti itu membuat tim GM Jr. A melejit keperingkat ke – 2 dan GM Ladies juga meroket keperingkat ke- 3.
Walaupun kami belum bisa juara setidaknya rekan tim kami bisa menempati posisi atas jadi nama tim Gunadarma tetap disegani dilevel nasional. hehe..
Gw janji bakal latihan lebih serius lagi, ga ada yang ga mungkin selama ada kemauan dan kerja keras. Gw masih punya waktu satu tahun lebih untuk berprestasi atas nama kampus Gunadarma jadi ga ada kata telat untuk latihan.

SEMANGAT !!!! SEMANGAT !!!!😀

2 responses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s