Pesan Pastor Geris

Hari ini gw ikut Misa pagi jam 6.30 hujan rintik – rintik mengiringi perjalanan gw menuju gereja.
Misa kali ini dipimpin oleh Pastor Geris, sama seperti minggu lalu memang.. gw juga ga tau kenapa tiap gw Misa hampir selalu Pastor yang memimpin adalah Pastor Geris ataupun Pastor Petrus. Tapi siapapun Pastornya gw tetep suka kok. .🙂
Misa Minggu ini adalah perayaan “Hari Penampakan Tuhan”
Gw mau share Bacaan Injil hari ini yang diambil dari Matius 2 : 1 -12

Sesudah Yesus dilahirkkan di Betlehem ditanah Yudea pada Zaman Raja Herodes, datanglah orang – orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya – tanya, “Dimanakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” Ketika Raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Lalu dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, kemudian dimintanya keterangan dari mereka, dimana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya, “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi : Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali – kali bukanlah yang terkecil diantara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari engkaulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.” Lalu dengan diam – diam Herodes memanggil orang – orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka kapan bintang itu tampak. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya, “ Pergi dan carilah Anak itu dengan teliti dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia.” Setelah mendengar kata – kata raja itu, berangkatlah mereka. Lihatlah, bintang yang mereka lihat dari Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, dimana Anak itu berada. Ketika melihat bintang itu, mereka sangat bersukacita. Mereka masuk ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, Ibunya-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan memepersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu, emas, dupa dan mur. Kemudian karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Dalam homilinya Pastor Geri menyampaikan pesan – pesan yang terkandung dari bacaan injil diatas. Seperti biasanya ditiap homilinya pasti kalimat – kalimat tajam terlontar dari dirinya.
Pastor Geri menjelaskan bahwa di zaman setelah Yesus lahir ada 2 macam kelompok besar yang hidup, yaitu Gembala dan orang majus. Gembala adalah mereka yang beragama, sedangkan orang – orang majus adalah mereka yang tidak beragama atau biasa disebut kafir.
Kedatangan Tuhan ke bumi adalah untuk keselamatan manusia, maka kabar kedatangan-Nya pun telah dirancang Tuhan sendiri dengan caranya. Agar semua manusia bisa mengetahui kabar kedatangannya maka dia mengabarkan dengan cara berbeda. Untuk Gembala kabar itu diberikan lewat perantaraan para nabi melalui kitab – kitabnya. Sedangkan untuk orang – orang majus kabar itu diberikan melalui mimpi dan diberikan petunjuk jalannya melalui bintang. Dengan demikian semua orang akan tau dengan kabar ini, terutama bagi orang – orang majus yang enggan bertanya kepada Gembala.

Disini pastor Geris menjelaskan diantara semua manusia justru orang majus inilah yang paling pertama menyadari kedatangan Tuhan, dan mereka pula yang memberi tahukan kepada petinggi agama Yahudi. Mereka datang dari Timur artinya merek kafir, bukan orang Israel. Ini menunjukan bahwa dimata Tuhan semua manusia adalah orang – orang pilihan, bukan hanya orang Israel. Bahkan orang paling hinapun dijadikan perantaraan kabar-Nya. Hal ini juga menjelaskan bahwa agama satu lebih mulia dibanding agama lain. Tapi, Pastor Geris menekankan, bahwa bukan berarti semua agama sama. Adalah nilai dari masing – masing agama yang sangat khas yang membuat umatnya nyaman dengan agama yang dianutnya, yang membuatnya yakin akan keberadaan Tuhan.

Pesan berikutnya dari bacaan injil ini adalah ketika Herodes mendengar kabar dari orang majus, ia langsung meminta bantuan ahli Taurat dan imam – iman kepala untuk mencari tau kebenaran kabar itu melalui kitab – kitab nabi. Hal ini menggambarkan bahwa seorang yang sudah beragama pun belum tentu mengetahui dan mengenal Tuhan. Pastor Geris tadi sempat menyindir kebiasaan orang Katholik yang sering dijumpainya ketika kunjungan ke Lingkungan (rumah – rumah warga katholik). Beliau seringkali mendapati dirumah orang Katholik Alkitab diletakkan entah dimana, beliau memberikan contoh ketika kunjungan kerumah salah satu warga,
Pastor : “Ada Alkitab untuk kita membaca injil hari ini?”
Lalu dengan ekspresi agak panik tuan rumah bertanya kesemua orang dirumah itu. Katanya, “hey ada yang liat Alkitab gak? Dimana ya ditaronya?”
Miris kedengarannya, bahkan ketika gw nulis blog inipun di meja gw Alkitabnya ada dideretan paling belakang. Yang artinya sudah lama ga gw baca. Hmm… sebenernya bukan gw ga pernah baca Alkitab lagi, karena sebenernya gw udah punya software Alkitab digital di handphone. Tapi tetep aja gw ngerasa apa yang dibilang Pastor Geris merupakan sebuah realita yang pahit. Memang ada perbedaan ketika gw baca Alkitab dari handphone dibanding dengan baca langsung dari kitab. Ketika gw baca dari kitabnya lansung peresapan ayat – ayat lebih terasa, sedangkan saat baca dari handphone perasaan yang gw rasain mirip ketika gw baca yahoo news dari hp, lewat begitu aja, palingan ingetnya Cuma sehari. Setelah itu lupa sudah..

Lalu pesan tersirat lainnya dari bacaan injil hari ini ada dibagian akhir, “Kemudian karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.”
Ini menggambarkan umat-Nya yang sudah bertemu dengan-Nya dan telah menemukan kepercayaanya tidak akan kembali dengan cara lamanya. Ia akan memulai hidupnya dengan cara yang baru, dengan keyakinan penuh akan Tuhan.
Beliau meng-analogikan hal ini seperti umat yang datang ke gereja, diharapkan umat yang datang dengan kerinduan akan sosok Tuhan, ketika ia datang ke gereja maka ia menjadi percaya akan kebesaran Tuhan dan pulang dengan keyakinan baru dan meninggalkan cara hidupnya yang lama, yang lupa akan Tuhan, yang takut, yang kebingungan, yang kotor dan sebagainya. Jadi sesampainya dirumah ataupun ditempat kerja maka dia akan menebar semangat dan harapan baru bagi sekelilingnya.

Hmm.. segitu aja ya share tentang Misa minggu ini. Selamat hari minggu, Tuhan memberkati.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s