Hening

Terbangun di jam 3.27 waktu indonesia bagian hape. (WIH)
Terbangun karna dering sms di hp. Sialnya itu adalah sms dari orang ga jelas yg minta di transfer uang kerekening ga jelas.
Sebenernya mau tidur lagi tapi nanggung..
Lah trus gw mau cerita apa disini?
Hmm.. Oke gw mau cerita tentang status FB salah satu temen gw !
Di status itu dia tulis begini :
“seorang pasien di diagnosa mengidap penyakit berat. Dokter mengatakan ini disebabkan karna ia terlalu banyak bekerja. Maka ia pun bekerja lebih keras lagi untuk biaya pengobatannya”

Status ini lumayan banyak dapet komentar, dan hampir semua komentar menjurus kearah rasa menyesal pada diri masing – masing yang komentar.
Ya menyesal, karena hari itu kembali disadarkan akan sesuatu yang nampaknya menjadi rrealita dalam kesehariannya. Betapa manusia tidak pernah puas dengan segala pencapaiannya, bahkan ketika kebutuhannya terpenuhipun manusia cenderung menaikan standard dirinya sampai ke level yang sebenarnya belum pantas. Hmm.. Gaya hidup? Tekanan relasi ? Ego? Kebingungan jati diri?
Semua menjadi alasan yang seolah merasionalkan diri.

Gw pribadi ga ikut berkomentar karna gw tau kalau gw ikut komentar pasti temen gw ini akan ngasih feedback lewat sms, sedangkan gw lagi nonaktifin saat itu. Agak lucu kedengerannya, tapi memang begitulah dia, tiap kali gw “like” atau komentar di statusnya, dia akan kirim sms dengan kalimat kira – kira begini, “kenapa di like ka?!” atau “komennya kenapa begitu, maksudnya apa?” dia begitu karena dia tau gw akan cerita panjang x lebar kalau jawab sesuatu, dan dia suka itu. Hahaha..

Kembali lagi ke status FB itu..

Kalau berkaca sama diri sendiri, kayanya gw juga melakukan hal yang dimaksud di status itu. Gw cenderung banyak beraktifitas demi sesuatu yang sifatnya menyenangkan batin gw. Tapi sampai dititik tertentu gw ngerasa udah ngelampauin batas kemampuan yang berimbas pada runtuhnya fisik dan meledaknya otak. Dan bodohnya gw justru melakukan semacam “escape” ke hal lain yang sama beratnya dari yang sebelumnya. Gw berasumsi bahwa stress bisa berkurang ketika gw sibuk dengan sesuatu yang baru.
Setelah mencoba merenungkan beberapa saat akhirnya gw menarik sebuah kesimpulan, bahwa apapun yang selama ini gw lakukan akan memberikan konsekuensi yang bisa mengganggu hal lain, sampai semua makin rumit.
Dalam keheningan kita bisa lebih mengenal diri kita sendiri, dan dalam keheningan itulah kita bisa jujur pada kenyataan.
Sekarang pasti belum telat untuk kembali menyusun rapih tumpukan file kehidupan. Pungut lagi lembaran yang sempat tercecer dibawah meja, rapihkan lagi posisi meja dan kursi yang sempat tergeser karna sempat berfikir sandarannya kurang enak.

Hidup ini masih butuh skema. Rencana matang ga akan jadi apa – apa kalau tindakannya masih acak – acakan.
So, lets start the day !
God Bless Us🙂
Warm regard
Usber , Monday lover

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s