Data Processing

Data
Secara harfiah data adalah semua fakta yang ada di lapangan yang belum memiliki nilai guna. Data terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data yang diambil dari sumber langsung. Sedangkan data sekunder merupakan data yang didapat dari tangan kedua atau bukan dari sumber asli. Kalau diibaratkan dalam proses pembuatan meubel, data bisa diibaratkan sebagai pohon.

SASD
Sequence Access Storage Device adalah sistem pengaksesan data secara berurutan dari yang paling pertama sampai yang paling terakhir. namun pada SASD tidak dapat cocok untuk mengakses data dalam jumlah besar, karena mode pengaksesan data yang sangat detil pada setiap data. Sehingga akan sangat membuang banyak waktu.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari untuk SASD adalah magnetik tape (kaset gulung). Bila dalam satu kaset terdapap 6 lagu dan kita akan memutar lagu ke 5 maka kita harus memutar lagu pertama, kedua, ketiga dan keempat sebelum memutar lagu kelima.
SASD
DASD
Direct Access Storage Device adalah sistem pengaksesan data secara langsung, sehingga memungkinkan pengaksesan data secara lebih cepat. DASD berfungsi untuk mengakses data yang jumlahnya banyak, karena setiap data akan diproses berdasarkan komando pada rekam data tertentu.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari untuk menganalogikan DASD adalah pengaksesan data member fans club sepakbola. Misalkan dari 3.000 anggota, anggota ke-2389 yang ingin merubah infomasi keanggotaanya, maka dengan DASD kita hanya perlu mengakses data ke-2389 saja, tanpa harus memeriksa data 2388 anggota lainnya.memberlist

Batch Prossesing
Batch processing adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data tersebut terkumpul dalam jumlah tertentu, data-data tersebut akan langsung diproses.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah penjualan koran. Terdapat banyak merek (nama) koran yang beredar dimasyarakat. Tiap koran memiliki rubrik sendiri, sehingga pada tiap merek koran memiliki banyak rubrik yang terhimpun dalam koran tersebut. Lalu untuk memproses penjualan koran tersebut diperlukan penghimpunan ke tangan seorang loper untuk kemudian dijual kemasyarakat.koran

Online Processing
Merupakan sistem yang mengaktifkan kanal pemasok data, dalam komputer induk. Semua informasi-informasi yang ada merupakan informasi yang mutakhir, karena setiap perkembangan data baru akan selalu dimutakhirkan ke data induk. Sistem ini bekerja dengan konsep “renew and updating” , oleh karena itu data yang termutakhirkan tetap memiliki rekaman data transaksi sebelumnya.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari untuk online processing adalah transaksi tabungan bank. Misalnya kita memiliki saldo tabungan sebesar Rp. 3.000.000 , kemudian melakukan penarikan tunai sebesar Rp. 500.000 , maka saat itu juga data tabungan akan berubah. Saldo akan menjadi Rp.2.500.000 dan akan ada laporan mengenai penarikan tunai tersebut jika diminta.
alur transaksi atm bukti transaksi ATM
Real-time Processing
Sistem real-time adalah kondisi pengoperasian dari suatu sistem perangkat keras dan perangkat lunak yang dibatasi oleh rentang waktu dan memiliki tenggat waktu (deadline) yang jelas, relatif terhadap waktu suatu peristiwa atau operasi terjadi.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari untuk real-time processing adalah pengaturan jadwal kereta api. Apabila terjadi keterlambatan ataupun terlalu maju dalam pengaturan jadwal maka akan berdampak buruk pada keselamatan nyawa. Maka dari itu setiap perubahan harus langsung dilaporkan dan terintegrasi secara langsung.jadwal KA

Nah sekian dulu penjelasan mengenai Data Processing dari saya. Mudah-mudahan contoh dan analogi yang saya pakai bisa memberikan gambaran mengenai data processing.

Warm regard

-Usber-
Sumber :
Grindley, K & John, H. (1982). Menggunakan komputer secara efektif. Jakarta. PT. Pustaka binaman pressindo.
Jogiyanto,M.H. (1989). Pengenalan Komputer. Yogyakarta. Andi Offset.
Kerlinger. (2000). Asas – asas penelitian behavioral. (Edisi ke tiga). Yogyakarta : Gajah Mada University Press.
Jogiyanto,M.H. (1989). Pengenalan Komputer. Yogyakarta. Andi Offset.
Marimin, Tanjung., Hendri, Prabowo., dan Haryo. (2006). Sistem informasi manajamen sumber daya manusia. Bogor. Grasindo.
Retnoningsih, E. (2008). Belajar internet secara mandiri. Semarang. Salemba infotek.
Setiawan, A. (2004). Pengantar sistem komputer. Bandung. Informatika Bandung.
Simarmata, J. (2005). Pengenalan teknologi komputer dan informasi. Yogyakarata. Andi.
Setiawan, A. (2004). Pengantar sistem komputer. Bandung. Informatika Bandung.
Yani, A. (2005). Panduan menjadi teknisi komputer. Tangerang. Agro media Pustaka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s