Rancangan Sistem Pakar – Insomnia

Rancangan sistem pakar
Secara garis besar rancangan sebuah sistem pakar terdiri dari tiga elemen utama yaitu, Inference memory, working memory dan knowledge base. Dan komponen lainnya yang merupakan komponen pendukung adalah user interface, developer interface, explanation facility, dan external programs.

Knowledge base adalah representasi pengetahuan dari seorang atau beberapa pakar yang diperlukan untuk memahami, memformulasikan dan memecahkan masalah. Dalam hal ini digunakan untuk memecahkan masalah-masalah yang terjadi pada komputer. Knowledge base ini terdiri dari dua elemen dasar, yaitu fakta dan rules.

Inference engine merupakan otak dari sistem pakar yang mengandung mekanisme fungsi berpikir dan pola-pola penalaran sistem yang digunakan oleh seorang pakar. Mekanisme ini yang
menganalisis suatu masalah tertentu dan kemudian mencari solusi atau kesimpulan yang terbaik.

Working Memory merupakan tempat penyimpanan fakta-fakta yang diketahui dari hasil menjawab pertanyaan.

User/developer interface. Semua software pengembangan sistem pakar memberikan interface yang berbeda bagi user dan developer. User akan berhadapan dengan tampilan yang sederhana dan mudah sedangkan developer akan berhadapan dengan editor dan source code waktu mengembangkan program.

Explanation facility memberikan penjelasan saat mana user mengetahui apakah alasan yang diberikan sebuah solusi.

External programs. Berbagai program seperti database, spreadsheets, algorithms, dan lainnya yang berfungsi untuk mendukung sistem.

Desain sistem
Yang pertama kali dilakukan dalam membuat desain sistem adalah dengan membuat block diagram. Tujuannya adalah untuk membuat batasan pada lingkup permasalahan yang dibahas dengan mengetahui pokok bahasan pada domain yang lebih luas.

Pada kesempatan kali ini saya akan membuat rancangan sistem pakar dengan lingkup bahasannya adalah salah satu gangguan psikologis yaitu Insomnia. Dalam penegakan diagnosa suatu gangguan psikologis digunakan pedoman baku yaitu DSM-IV R, maka saya akan membuat block diagram dengan pengklasifikasian insomnia sesuai pedoman DSM-IV R.

Axis - Insomnia

Axis – Insomnia

Yang pertama kali dilakukan setelah terbentuknya block diagram adalah dengan membuat decision table. Yaitu tabel yang menunjukkan semua
kombinasi inputan dan hasilnya. Nantinya tiap decision table ini akan dimasukkan sebagai basis data atau knowledge base dari sistem pakar yang dibuat. Data base tersebut memuat keterangan mengenai insomnia. Adapun data base tersebut mencakup ciri-ciri insomnia, taraf dan kategori insomnia, efek-efek insomnia, dan lain keterangan lainnya.

Setelah selesai dengan data base maka kita bisa melanjutkan langkah ke proses perancangan antarmuka sistem.

Implementasi

Implementasi penggunaan sistem pakar “insomnia” sama halnya dengan berinteraksi langsung dengan seorang pakar yaitu psikolog. Jadi pengguna sistem pakar bisa memulainya dengan proses tanya jawab. Setelah itu sistem pakar akan memberikan jawaban. Jika hasil pencarian dari prosedur cari menunjukkan bahwa nilai premis harus diinput- kan langsung oleh user, maka prosedur proses akan menjalankan prosedur untuk menanyakan premis tersebut.

Setelah proses tanya-jawab maka akan muncul konlusi yang berisi catatan dari proses tanya-jawab tersebut serta diagnosa dan saran dari sistem pakar kepada pasien (dalam hal ini user).

Selain menyediakan fasilitas tanya-jawab, sistem pakar juga menyediakan fasilitas modifikasi knowledge base, sehingga user bisa merubah data base jika terjadi perubahan atau perkembangan dalam hal insomnia tersebut.

Fungsi lengkap fasilitas ini
ada enam, yaitu:
a. Menambah rule baru
b. Menambah premis suatu rule
c. Mengubah konklusi suatu rule
d. Mengubah premis suatu rule
e. Menghapus premis suatu rule
f. Menghapus rule.

Demikian rancangan sistem pakar “insomnia” yang saya buat. Bila ada kekurangan silahkan tingaalkan kritik dan saran anda. Terima kasih🙂

sumber :

Andika, D. 2011. Macam-macam gangguan psikologis. http://dekhiandika.blogspot.com/2011/12/macam-macam-gangguan-psikologis.html. diakses pada 3 November 2012.

Anonim. 2012. DSM. http://psikoklinis.blogspot.com/2012/06/dsm-diagnostic-and-stastitical-manual.html. diakses pada 4 November 2012.

Marlinda, Linda. 2004.Sistem Basis Data. Jakarta: Penerbit Andi.

Nevid, Jeffrey S, Spencer A. Rathus, dan Beverley Greene. 2003. Psikologi Abnormal. Jakarta :Erlangga.

7 responses

  1. Ping-balik: RANCANGAN SISTEM PAKAR – INSOMNIA | ILMU TEKNOLOGI INFORMASI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s