Running brain

15 April 2012, 00.58 WIB
Tengah malem gini masih belom bisa tidur, padahal udah lumayan ngantuk..
Banyak pikiran yang cukup mengganggu, terutama mengenai apa yang akan gw lakukan beberapa bulan kedepan..
Ga lama lagi gw akan menyelesaikan masa perkuliahan S1 dan menjadi seorang sarjana psikologi. Pertanyaan sebagian besar seorang lulusan S1 adalah, “Terus mau (kerja) kemana ?” , wajar sih banyak orang yang berusaha secepatnya mencari kerja setelah lulus, bahkan sebagian besar orang di jaman sekarang ini “terpaksa” mendapatkan kerja yang bukan bidang yang dia tekuni selama kuliah.

Gw pribadi kadang masih sering menimbang-nimbang apakah gw udah bener-bener siap untuk berkarir di kota Medan. Bukan perkara mudah memang, tapi ketika gw memikirkan carut-marut kota Jakarta dan sekitarnya gw langsung yakin akan pilihan gw itu. Walau gw tau banyak yang bakal gw tinggalin di sini, yang mungkin akan jadi pukulan hebat diawal.

Beberapa bulan lagi kontrak gw sebagai asisten iLab juga akan habis dan kemungkinan akan ditawarin perpanjangan kontrak. Sebenernya agak gambling juga kalo gw milih perpanjang ataupun ngga, karena gw ga tau kapan pastinya gw akan memulai karir setelah lulus. Tapi di dalam hati gw sendiri sudah menolak perpanjangan kontrak, supaya bisa makin terpacu untuk memulai karir yang baru.

Tentang orang-orang yang akan gw tinggal pergi sejujurnya gw masih sering jadi bahan pertimbangan. Tapi sebenernya ke Medan atau ngga gw tetep akan pisah dari mereka setelah lulus nanti. Sama halnya kayak dulu pas SMA, padahal kami masih tinggal di kota yang sama tapi tetep aja udah susah untuk ketemu. Simpelnya sih, nanti ketika gw udah cukup mapan maka bukan hal sulit buat gw untuk ngumpul-ngumpul, toh Medan – Jakarta cuma butuh 2 Jam perjalanan🙂

Untuk urusan jodoh, hmm.. gw masih berusaha mengontrol pikiran gw supaya ber-positive thinking aja. Kalau memang kami ditakdirkan bersama pasti ada jalannya untuk saling sabar menunggu dalam kesetiaan. Mungkin dengan demikian gw jadi makin terpacu untuk berjuang dan bekerja lebih keras membangun fondasi finansial untuk kami. Oke, harus diakui gw terlalu takut jarak akan jadi masalah, tapi apalagi yang bisa dipegang oleh orang seusia gw kalau bukan komitmen ?

Orang-orang disekitar gw juga tentunya udah punya rencana sendiri untuk masa depannya. Ambil contoh Aris dan Nadia yang sepertinya udah positif untuk menjadi musisi. Apapun yang mereka lakukan saat ini pastinya untuk menyambut masa depan mereka. Latihan dan kerja keras mereka saat ini pasti akan berbuah manis di masa depan mereka. Jadi ga ada salahnya kalau gw juga berbuat yang terbaik saat ini untuk menyambut masa depan yang baik.

Apapun yang ada di depan akan selalu gw hadapi dengan kepala tegak dan penuh kesiapan. Pada akhirnya gw hanya bisa berdoa dan berusaha…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s