Sahabat dan Profesionalisme :)

Udah hampir 3 minggu berlalu sejak gw resmi menjadi salah satu personil Handling Agent buat perusahaan tempat gw kerja. Kalau ditempat sebelumnya fisik gw lumayan terkuras karena sering kurang tidur, disini justru pikiran gw yang lebih sering terkuras. Setiap saat mikirin bagaimana kalau begini bagaimana kalau begitu.

Beruntung gw punya banyak orang-orang dekat yang selalu support gw kapan aja. Mereka adalah tempat gw bercerita tentang hari-hari gw yang kadang gak semulus yang keliatan di media sosial. hehehe..

Tanggal 23 Februari 2015, secara resmi gw diangkat sebagai karyawan tetap ditempat ini. Gw sangat bersyukur karena gw gak harus pusing lagi mikirin nasib gw di tempat ini. Sebenernya managerpun tau bahwa gw gak akan berlama-lama di perusahaan ini, tapi beliau tetap memutuskan untuk merekomendasikan gw untuk diangkat.

Dibalik pengangkatan itu sebenarnya ada tugas berat yang akan gw pikul. Beberapa hari setelah belajar dari Bang Dedy tentang Handling Agent, gw dikasih tau bahwa gw akan bertanggung jawab untuk menggantikan posisi dia. Jujur gw kaget banget karena ini adalah pengalaman pertama gw kerja di korporasi, bahkan belum ada 6 bulan gw join disini. Sejak pertama join memang orang-orang disini sangat mempercayai gw, terutama Pak Candra. Dia adalah yang orang yang cuma butuh waktu 5 hari untuk menerima gw kerja disini.

Sebenernya gw gak mau ngasih tau ke siapapun selain keluarga gw, tapi apalah gw tanpa doa restu mereka. Mereka yang selalu jadi tempat gw berbagi bahagia dan keluh kesah. Ternyata benar, setelah ngasih kabar, mereka langsung ngajakin ngadain kumpul-kumpul semacam acara perpisahan karena ada kemungkinan gw akan lama gak ketemu mereka. Bagi orang lain mungkin ini terasa lebay, tapi bagi mereka ya ini adalah hal wajar.

Walau kami ini udah jarang ketemu, tapi karena jarak kami masih gak terlalu jauh jadi kami merasa aman-aman aja. Masih berpikir gampang kalo mau ketemuan. Tapi semua berubah ketika sadar bahwa kami akan terpisah oleh jarak untuk waktu yang lama.

Lucu ya padahal kami itu palingan bisa kumpul 2 bulan sekali, itupun gak pernah lengkap orangnya. Kesibukan kami masing-masing bikin kami susah buat nyamain jadwal. Ada yang udah jadi dosen, ada yang jadi konsultan, ada yang jadi admin, ada yang jadi tester, ada yang jadi teraspis, ah banyak deh pokoknya. Untungnya sekarang udah ada whatsapp. Kita masih bisa ngalor-ngidul via grup whatsapp.

Sekarang emang udah waktunya kami untuk sadar bahwa kami udah bukan lagi anak-anak yang bisa santai, kami sedang bergerak untuk menjadi profesional di dunia baru kami masing-masing. Setelah ini pelan tapi pasti kami akan menikah lalu kami akan fokus pada keluarga masing-masing. Entahlah apa kami masih akan bisa menjalin persahabatan seperti ini lagi dikemudian hari..

Kita liat aja nanti..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s